Kepala Pekon Srikaton Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu, Adek menepis adanya dugaan korupsi anggaran tahun 2023 yang dinilai Mark Up anggaran oleh salah satu media online. Menurutnya, "Bahwa yang kita laksanakan pada program-program anggaran tahun 2023 itu sudah sesuai dengan apa adanya tanpa di buat-buat, apalagi sampai mark up anggaran".
Sebelumnya diberitakan, Salah satu media online (Teropong Indonesia News), menyoroti adanya Mark Up anggaran pada tahun 2023 terkait ketahanan pangan rinciannya pada kegiatan pemberian bibit ikan dan pakan, Selasa (12/11/2024).
Kaur Perencanaan Suroso pun memberikan klarifikasi terkait hal tersebut diatas. "Bahwa itu sebuah kesalah pahaman media dalam memberitakan, memang benar anggaran ketahanan pangan pada tahun 2023 khususnya pemberian bibit benih ikan dan pakan yang sudah di realisasikan itu nilainya Rp. 46.708.000, program itu di realisasikan pada dusun 1 dan 2, sedangkan media dalam pemberitaan itu konfirmasinya kepada dusun 3, yang mana dusun 3 juga pernah menerima program yang sama tetapi itu ada pada anggaran tahun 2022 bukan 2023 dan nilainya tidak segitu".
Dalam hal lain, Ketua BHP Pekon Srikaton Rudianto menyatakan, "Semua anggaran yang ada di tahun 2023 sudah selesai seluruhnya di realisasikan, termasuk terkait program ketahanan pangan yang sedang ramai di perbincangkan"